Hitung biaya operasional, TCO, cost/km, revenue, dan estimasi profit fleet Anda.
Gunakan data aktual operasional Anda untuk mendapatkan estimasi biaya dan profitability fleet.
Simulasi Laba Rugi, Return on Assets (ROA), Break Even Point & Total Cost of Ownership
| A. TOTAL REVENUE KONTRAK | Rp 0 |
| Cicilan Leasing Unit & Karoseri | Rp 0 |
| Uang Jalan / Solar + Tol | Rp 0 |
| Driver Wages & Allowance | Rp 0 |
| • Ban Tractor Head (Harga Manual) | Rp 0 |
| • Ban Trailer Vulkanisir (Harga Manual) | Rp 0 |
| Kontrak Service PM & Spareparts | Rp 0 |
| Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) | Rp 0 |
| B.1 Total Direct Operating Cost | Rp 0 |
| C. GROSS PROFIT (A - B.1) | Rp 0 |
| Gaji Manajemen & Admin Kantor | Rp 0 |
| Supporting Staff (Mekanik & Helper) | Rp 0 |
| Overhead Pool, Listrik & GPS | Rp 0 |
| B.2 Total Indirect Overhead | Rp 0 |
| E. OPERATING PROFIT / EBIT (C - B.2) | Rp 0 |
| F. TAX (PPh Final / PPh 23) | Rp 0 |
| G. NET PROFIT (E - F) | Rp 0 |
| Ritase/Bln | Revenue Unit | Net Profit / Unit | Status |
|---|
Jumlah unit harus mengikuti kebutuhan operasional, bukan sekadar target pembelian. Dengan memahami volume pekerjaan dan target utilisasi, Anda dapat memperkirakan jumlah unit yang dibutuhkan tanpa membuat fleet terlalu sedikit atau terlalu banyak.
Setiap pekerjaan memiliki kebutuhan kapasitas yang berbeda. Mengetahui berat dan karakter muatan membantu menentukan kendaraan yang mampu bekerja secara optimal tanpa membebani unit maupun mengorbankan produktivitas operasional.
Jarak tempuh berpengaruh langsung terhadap biaya dan produktivitas fleet. Dengan mengetahui pola perjalanan harian, Anda dapat mempertimbangkan kendaraan yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional dan membantu mengendalikan biaya per kilometer.
Kendaraan yang tepat untuk jalan yang tepat. Kondisi jalan—baik on-road, jalan rusak, tanjakan, maupun medan kerja tertentu—akan memengaruhi pilihan spesifikasi dan karakter kendaraan yang dibutuhkan agar unit dapat bekerja dengan optimal.
Semakin tinggi jam kerja, semakin besar tuntutan terhadap kendaraan. Memahami pola dan intensitas penggunaan membantu Anda mempertimbangkan aspek durability, maintenance, dan kesiapan unit agar fleet tetap mendukung pekerjaan sepanjang hari.
Kebutuhan bisnis → Operasional → Unit → Cost → Productivity → TCO
Hindari risiko unit sering mogok atau boros operasional. Diskusikan rute dan target muatan Anda untuk mendapatkan rekomendasi unit yang paling tahan banting di lapangan.
Isi rincian kebutuhan kerja Anda di bawah. Tim spesialis kami akan mengirimkan opsi spesifikasi yang cocok beserta penawaran resminya via WhatsApp.
Sebelum Memilih Unit, Kenali Dulu Kebutuhan Operasional Anda
Motor Sights International (MSI) as a “truck doctor” is a superior and solution expert commercial vehicle for Indonesian and Southeast Asian markets. motor-sights continues to focus on the development of heavy truck series products in Indonesia by creating maximum value for customers satisfaction.
©2026. Developed by motor-sights.com All Rights Reserved.